Senin, 25 Agustus 2014

Proses = senang, Hasil = Bahagia




Hai sahabat pembaca ardin's blog, terimakasih masih setia membaca artikel berkala (entah artikel baru atau artikel yang disukai)...

Kesempatan kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya untuk hari ini, 24 Agust 2014...

Sedikit banyak kita tahu bahwa hukun "tabur dan tuai" berlaku dimanapun berada... Setiap individu yang ingin menuai kebaikan akan menabur kebaikan, begitu sebaliknya...

Hari Senin adalah hari yang sangat cocok untuk mengawali hidup kita untuk 1 minggu ke depan... Jika melakukan aktifitas dengan "semangat dan penuh bahagia", pasti buah yang dituai akan menyesuaikan... Sangat menyenangkan sekali jika melakukan segala aktifitas, apalagi sesuai dengan harapan yang diinginkan...

Saya mengawali senin ini dengan semangat bangun pagi, mandi, dan pergi ke kampus... Seketika dikampus, tetap bersemangat walau target aktifitas belum terpenuhi (bertemu dosen, konsultasi, input KRS, dll)... Entah kenapa, tanggapan terus selalu positif... maybe, karena diawali dengan semangat, so enjoy aja...

Karena terlalu fokus di kampus, sampai lupa makan pagi (hehehe :D)... Setelah tahu aktifitas dikampus tidak sesuai harapan, kemudian saya membeli makan... Naaah,,, kejadian ini terjadi saat selesai makan... Ternyata, di satu meja yang sama, saya makan dengan seorang pria paruh baya, berbadan besar... Setelah selesai makan, membutuhkan tisu untuk mengusap sisa makanan yang ada di sekitar bibir mulut (biar bersiiiih dooong ^_^), kemudian saya mengambil tisu dari meja lain... Yang ada dalam pikiran, seseorang yang makan dalam satu meja pasti membutuhkan juga... Secara tanggap, saya memberikannya tisu... Apa yang terjadi ??

Awal perbincangan kita dimulai... Saya dan pria yang mengaku sebagai "kuli minyak" ini berbincang kurang lebih 10 menit... lalu kita membayar apa yang kita makan masing2... WAAAAAAAAAH.....
Ternyata pria ini justru malah membayar apa yang saya makan tadi... Dalam pikiran saya, "orang ini baru pertama kali bertemu, kok sudah mau membayar apa yang saya makan ?? Mungkin ia sangat berkesan sekali dalam 10 menit" Entah mengapa, ia membayar dengan sangat senang hati...

Jika dicermati, awalnya "hanya memberikan tisu, sampai orang ini dengan senang hati mau membayar"...
Ya salaaam... semoga ia diberikan rezeki yang berlimpah...

Jika seseorang mau melakukan sesuatu (membayar makanan kita = traktir) hanya karena sebuah tisu,
apa yang terjadi jika kita memberikan hal yang terbaik kepadanya ???

Semua aktifitas yang menyenangkan akan berkumpul dengan yang menyenangkan pula...
begitu pula sebaliknya....

Naaaah....
Apa yang kamu inginkan ???
Hasil yang bahagia diawali dari Proses yang menyenangkan...
Semangat, suka cita, gembira, bahagia, motivasi tinggi....


*Tips yang menyenangkan, hubungi 085642702027 - 74C4C15C  ^_^

by ArdinmarL
Selasa, 08 Juli 2014

Orang tua yang "Over Protect"




Tak jarang kita menemukan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang dapat kita petik dari beberapa "part" untuk memotivasi. Ada juga yang masa bodoh dengan permasalahan yang dialami.

kali ini, aq akan bercerita tentang belajar dan mengajar. Proses tersebut mau atau tidak, aq tetap mendapatkan proses dari berbagai permasalahan dan anugerah yang telah diberikan.

Awalnya heran, jika ada orang tua yang benar-benar "over protect" kpd anak-anaknya. Mungkin dari sekian pembaca artikel ini, juga merasakan hal yang sama.

Banyak hal yg dilarang oleh orang tua, benar ?
- tidak boleh bermain sampai larut malam
- berkendara harus usia 17 thn
- tidak boleh pacaran
- tidak boleh ini, dan tidak boleh itu.
- dan lainnya

Bagi beberapa sudut pandang,
si anak yang mengalami hal tersebut, menjadikan dirinya terbelenggu. mungkin tidak bisa berkreasi. Bahkan ekstrim nya si anak bisa memberontak dan melakukan hal yang dilarang.

Sebenarnya,
orang tua yang "over" adalah orang tua yang sangat sangat sangat baik sekali. beruntunglah bagi kamu-kamu yang memiliki orang tua seperti ini. MENGAPA ???

PAHAMILAH....

orang tua TIDAK INGIN DITINGGALKAN oleh anak-anaknya (walaupun si anak hanya bermain di lingkungan sekitar).
- karena mereka hanya INGIN SELALU DEKAT dengan anak-anaknya.

orang tua CEMBURU dan IRI jika kita nanti menikah dengan pasangan.
- karena mereka khawatir bila perhatian kita terbagi dan terpecah oleh pasangan kita.

Keinginan orang tua tidak lebiiih....
Yang mereka harapkan ingin selalu dekat dengan anaknya sampai akhir hayat mereka.

Siapapun pembaca artikel ini,
Selagi masih ada kehadiran mereka berdua (orang tua), baik-baiklah kepada mereka...
Pahami mereka lebih dari siapapun...

Jika salah satu diantara mereka TIADA, lipatgandakan kasih sayang mu kpd orang tua yg hanya satu-satunya...

Jika keduanya telah TIADA, berbahagialah karena saat ini km telah sadar betapa pentingnya peran dan harapan orang tua sehingga km msih bisa membaca sampai detik ini..

Sumber : percakapan antara penulis dengan kerabatnya - Senin, 7 Juli 2014

Updates Via E-Mail

Visitor