Selembar kanvas kosong yang tak tersentuh
Bertebaran, berserakan,
Menghirup udara dan bernafas,
Sabar mengajarinya dalam segala hal
Dan sekarang, tangan ku ternoda
Lalu untuk apa semua ini ?
Semuanya telah dicuci, menjadi gelap dan membekas . . .
Berjalan keluar
Dikelilingi anak-anak yang sedang bermain
Merasakan tawa mereka,
Tapi mengapa aku tidak ?
Pikiran yang berputar dikepalaku
Secepat matahari berotasi, dan lebih jauh
Semua cinta berubah menjadi benci, begitu pula aku
Membekas dalam benak ku . . .
Aku tahu suatu hari nanti,
Kamu akan memiliki kehidupan yang lebih indah,
Aku tahu kamu akan menjadi bintang,
Hadir dan memancarkan sinar dilangit seseorang,
Tapi mengapa . . bukan dilangit ku ?
- Ardin MarL -
Bertebaran, berserakan,
Menghirup udara dan bernafas,
Sabar mengajarinya dalam segala hal
Dan sekarang, tangan ku ternoda
Lalu untuk apa semua ini ?
Semuanya telah dicuci, menjadi gelap dan membekas . . .
Berjalan keluar
Dikelilingi anak-anak yang sedang bermain
Merasakan tawa mereka,
Tapi mengapa aku tidak ?
Pikiran yang berputar dikepalaku
Secepat matahari berotasi, dan lebih jauh
Semua cinta berubah menjadi benci, begitu pula aku
Membekas dalam benak ku . . .
Aku tahu suatu hari nanti,
Kamu akan memiliki kehidupan yang lebih indah,
Aku tahu kamu akan menjadi bintang,
Hadir dan memancarkan sinar dilangit seseorang,
Tapi mengapa . . bukan dilangit ku ?
- Ardin MarL -